Damar Jati adalah lampu yang sangat kuat untuk penerangan di
desa-desa waktu listrik dulu belum masuk ke kampung-kampung.
Cahayanya sangat kuat menerangi kegelapan seluas sepertiga
lapangan bola. Dengan memasang Damar Jati, maka
pertunjukan wayang di balai desa akan lebih hidup, pesta
Mantenan lebih meriah, anak-anak pun suka bermain dibawah
kehangatannya. Ki Lurah dengan Damar Jati-nya mudah
mengumpulkan warga untuk menikmati malam hiburan setelah
panen musim ini berlangsung sukses tanpa halangan. Damar Jati
hanyalah lampu penerangan, bukan lampu sorot penjaga rumah
tahanan, ataupun lampu teliksandi yang garang. Dia hanya
dikeluarkan pada saat-saat banyak orang berkumpul
membutuhkan kejelasan,...
|  |